Pages

Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

September 01, 2013

Jangan Ubah Tujuannya, Tapi Caranya

Jika gagal dalam melakukan sesuatu, janganlah terburu-buru merubah tujuan kenapa kita melakukan sesuatu, tetapi cobalah untuk merubah caranya terlebih dahulu. Bisa saja kegagalan itu terletak pada cara kita melakukannya sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Karena Aku Laki-Laki...

wallpaperswala.com

Ya Allah...
Apa yang harus aku lakukan?

Aku siap dengan semua apa yang Kau cobakan kepadaku
Karena aku hanyalah hamba-Mu...
Ciptaan-Mu...
Aku hanya minta kekuatan tuk menghadapinya...

Terkadang aku ingin menangis...
Tapi aku tahan
Karena aku laki-laki Ya Allah
Iya.
Karena aku terlahir sebagai laki-laki...

May 21, 2013

Jalani Saja

www.differentscene.co.uk
Dalam menjalani hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan yang tidak semuanya menyenangkan untuk dipilih. Saat semua pilihan terasa sangat menyesakkan untuk dipilih, aku memilih apa yang menjadi kata hatiku. Meskipun mungkin apa yang jadi pilihan kata hatiku tidaklah benar dimata banyak orang, biarlah, ini adalah pilihanku, hidupku.

Aku tidak tahu sampai sejauh mana jalan hidupku, sebagus apa jalan yang akan aku lewati, atau seindah apa perjalananku nanti. Namun saat aku menjalani hidup yang sudah menjadi pilihanku, hal apalagi yang lebih berarti dari memperjuangkan pilihan dan menikmati setiap detik prosesnya? Meskipun belum tentu indah dan meyenangkan.

Banyak orang disekitar kita yang merasa lebih tahu apa yang terbaik buat kita tanpa pernah peduli apa yang kita rasakan didalam hati kita. Sering mereka bilang ini adalah untuk utuk kebaikan diri kita, tapi aku sering merasa ini adalah untuk kebaikan mereka sendiri. Mereka hanya ingin melihat kita baik-baik saja tanpa rasa, rasa yang seharusnya menggerakkan setiap denyut kehidupan kita sendiri.

Mungkin benar apa yang aku jalani ini tidak benar menrut logika, tapi bagaimana dengan perasaan? Apakah ini sepenuhnya salah? Seandainya iya, perasaaan ini salah, kenapa perasaan ini harus ada..?

Begitu banyak pertimbangan yang ada dikepala ini yang pada akhirnya aku cuma bisa memutuskan untuk menjalaninya saja....

October 21, 2011

Nonton Narnia

Malam ini kulewatkan dengan menyaksikan Narnia. Kisah 4 orang bersaudara yang mengarungi dunia Narnia setelah melalui sebuah pintu yang terdapat didalam lemari pakaian. Tentu saja jalan ceritanya tidak akan kuceritakan, namun hanya sedikit kisah saja yang ingin ku bagi disini.

Aku lebih suka melihat film ini sebagai pengingat bahwa persaudaraan jauh lebih berarti dari segala gemerlap kekuasaan yang tidak baik. Ketika persaudaraan dipertaruhkan, maka pilihan harus selalu kepada persaudaraan itu sendiri, meskipun harus ditebus dengan pengorbanan yang tidak pernah dibayangkan.

Selain persaudaraan, adegan Narnia yang sedang dikorbankan dialtar mengajarkan kepadaku tentang tingginya nilai sebuah janji. Janji akan selalu ditepati meskipun nyawa yang harus diserahkan. Meskipun dia tahu bahwa kesalahan bukan ada pada dirinya.

Film yang tidak sekedar tontonan, tetapi bisa jadi tuntunan...

January 22, 2011

Cukup Segelas Saja

Mudik disaat bukan lebaran ternyata menyenangkan juga. Setelah mudik ke Jogja  menggunakan kereta api, pulangnya aku putuskan untuk menggunakan motor. Dengan ditemani motor baru (beli) produksi lama, kutempuh perjalanan dari Jogja ke Bandung. Yang membuat perjalanan agak nyaman adalah jalanan relatif sepi dan terkendali.  Perasaan khawatir tentu saja ada mengingat belum kenal betul dengan motor ini (sekarang aku kasih nama Jeki). Tetapi alhamdulillah, semua bisa terlewati dengan aman, lancar, dan sampai di Bandung dalam keadaan selamat.

Dari sekian banyak kejadian, ada satu momen yang teringat yaitu saat berada di daerah Sumpyuh. Siang itu cuaca memang cukup panas, sehingga membuat tubuh dibalik jaket tebal ini terasa gerah dan dahagapun makin terasa di kerongkongan. Tak lama, akupun melewati deretan penjual es dawet ayu yang berlokasi tepat dipinggir jalan. Tentu saja rasa hausku makin mendesak untuk di hilangkan dengan seteguk dua teguk air es dawet ayu yang sangat segar dan manis itu.

Akhirnya akupun memutuskan untuk berhenti di salah satu gubug penjual es dawet ayu. Sengaja kupilih yang penjualnya bapak-bapak, agar nyaman menikmati es dawetnya. "Ah, bisa minum dua gelas nih kalau begini,"kataku dalam hati. Panas...
Tak lama kemudian akupun menikmati es dawet ayu hitam dengan penuh semangat karena kehausan sudah terlalu lam mendera (bayangkan saja selama 4 jam perjalanan baru minum satu kali).

Hanya dalam waktu singkat es dawetpun ludes kusikat... dan terpenuhi sudah rasa haus yang tadi mendera hanya dengan segelas es dawet ayu. Tidak perlu dua gelas! seperti rencana awal. Oalah, ternyata daya tampungnya cuma 1 gelas...

Selesai itupun aku hanya leha-leha diatas bangku panjang yang terbuat dari bambu. Menikmati pemandangan dan angin yang datang dari arah sawah serta pepohonan disekitar gubug. Terbuai, akupun jadi sedikit mengantuk. Namun sadar bahwa perjalanan masih jauh, kuputuskan saja untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.

-------

Sedikit berbagi, kisah ini membuat saya menyadari bahwa diri ini sering hanya terbawa nafsu saat menginginkan sesuatu tanpa melihat kekuatan diri apakah mampu menampungnya atau tidak.

Seringkali saya mempunyai keinginan yang besar dan seringkali pula gagal mendapatkannya sehingga berujung kekecewaan. Namun berkat kejadian ini, saya agak berpikir, mungkin saja daya tampung diri ini baru sebatas ini, karena tidak menutup kemungkinan jika diberi "lebih" dari yang sekarang ini malah akan membuat diri ini tidak kuat menanggungnya.

Alangkah nikmatnya hidup sesuai porsi yang membuatku masih bisa menikmati pemandangan yang lain tanpa harus resah dengan keinginan-keinginan yang terkadang malah mengganggu...

Terima kasih Tuhan...


Jogja - Bandung, 18.01.2011

December 27, 2010

Dunia Facebook


Inilah bentuk dunia Facebook saat ini dengan 500 juta-an penduduknya. Sedikit informasi saja, Indonesia termasuk 7 besar untuk jumlah penggunanya di dunia dan nomer 1 untuk Asia!

December 10, 2010

Self Confidence




"Kepercayaan diri tidak muncul dari situasi yang selalu benar, tapi lebih karena tidak takut salah"
Peter T McIntyre - Politikus dan saudagar Amerika Serikat

November 29, 2010

Percy Bisshe Shelley Quotes


" Janganlah takut menghadapi masa depan, jangan pula menangis untuk masa lalumu"

Percy Bisshe Shelley
1792 - 1822
Pujangga Inggris

Penggerak Hidup

Apakah penggerak hidup Anda?

Cita-cita?
Kabahagiaan?
Spiritual?
Surga?
Harta?
Anak?
Atau yang lainnya?

Bagaimana jika saya bilang : "Ketakutan..."


Takut jikalau semua berjalan atau justru tidak terjadi seperti yang Anda pikirkan saat ini...

Second Change


"Kita semua memiliki perubahan besar dalam hidup yang kurang lebih sama seperti kesempatan kedua"

Harrison Ford 
Hollywood Actor, United States of America

Sindo, 29 Nov 2010

November 26, 2010

Blogger


Sebagai blogger, ada beberapa hal yang sebenarnya ingin saya lihat dari blogger di masa datang, terutama di halaman depannya. Beberapa hal tersebut adalah :
  1. Postingan terbaru
  2. Postingan terpopuler
  3. Blog terbaru
  4. Blog terpopuler 
Mungkin akan jadi mirip wordpress, kompasiana, blogdetik, atau twitter.

Tetapi bisa jadi ini akan meningkatkan traffic blogger dan membuat blogger menjadi lebih terhubung secara sosial.

Semoga aja ini dibaca oleh Google-Blogger dan jadi masukan yang bermanfaat.

Persuasif


"Agar persuasif kita harus dipercaya, agar bisa dipercaya kita harus kredibel, agar kredibel kita harus jujur"

Edward Murrow (1908-1965) - American Journalist

Sindo, 27 Nov 2010

November 25, 2010

Pusat Alam Semesta

Dunia berputar mengelilingi Matahari. Bukan Anda, apalagi saya...
Karena kita bukanlah pusat alam semesta. 
Yang bisa kita lakukan hanyalah berbagi pengetahuan untuk dunia yang lebih baik...

Daya Tahan

"Daya tahan adalah kumpulan kesabaran"
Thomas Carlyle - Sejarawan Skotlandia

Sindo, 26 Nov 2010

November 24, 2010

Quote Of The Day : Oscar Wilde

Pengalaman adalah nama yang kita berikan untuk kesalahan-kesalahan di masa lalu.
Oscar Wilde- Novelis Irlandia
( 1854 - 1900 )
Sindo, 25 Nov 2010

October 25, 2010

Sedikit Informasi Sudah Cukup?

Perhatikan gambar 1.

Saya yakin, bagi penggemar Moto GP akan langsung tahu siapa orang di gambar diatas. Bukan begitu?

Itulah kehebatan komputer dalam otak kita. Kita langsung mampu menganalisa sesuatu tanpa perlu melihat secara utuh. Sayangnya ini hanya berlaku pada sesuatu yang sudah kita kenal sebelumnya, bukan terhadap sesuatu yang baru.



Coba sekarang perhatikan gambar ke-2.

Saya yakin bahwa tidak semua akan bisa menjawab jika ditanya, jenis, produsen dan seri mobil tersebut karena bentuknya terlalu umum dan mungkin banyak dari kita yang baru melihatnya sekarang ini.

---------------------

Ternyata seperti ini jugalah cara kita dalam memandang sebuah masalah. Seringkali kita hanya mengambil keputusan berdasarkan informasi yang sedikit, kemudian menyakini bahwa keputusan tersebut sudah mewakili keseluruhan masalah....

September 26, 2010

Berlomba dengan Waktu

Siang ini aku mendapat pembelajaran lagi tentang tujuan hidup yang hampir terlupakan selama ini.  

Siapakah aku ketika aku mati?

Sungguh pembelajaran yang sangat emosional! Aku dingatkan kembali bahwa hidup ini hanya sekali dan itu artinya aku harus mampu memberi arti dalam hidup yang hanya sekali dan singkat ini. Aku diingatkan kembali akan janji-janjiku dulu, janji untuk membahagiakan orang tua yang kini tinggal Ibu seorang diri. Ibu yang dulu melahirkanku dengan taruhan nyawa dan menjagaku saat aku belum mampu mandiri. Janji untuk membahagiakan anak dan istri yang selalu setia menemaniku saat suka maupun duka.

Semua pikiran tentang janji indah itu terlintas kembali dan membuatku tersadar bahwa Aku belum berbuat apa-apa untuk menjadikan orang-orang yang aku cintai itu lebih bahagia hidup dan kehidupannya.

Dunia ini memang fana, setiap saat siap meninggalkan kita atau kita yang ditinggal oleh dunia. Namun bukankah segala amal jariyah, anak yang sholeh dan ilmu yang manfaat mampu mengurangi dosa-dosa kita walau kita sudah meninggal?

Sekarang begitu terasa bahwa sekarang lawanku bukanlah teman kerjaku atau tetangga depan rumahku, tapi waktu! Kematian adalah misteri yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah SWT. Namun aku masih diberi kesempatan untuk memilih menjadi apa saat aku mati nanti.

Membahagiakan orang - orang yang aku kasihi adalah motivasi terbesarku saat ini. Aku ingin sebelum aku meninggalkan dunia fana ini aku mampu memberi manfaat kepada mereka yang telah dengan tulus ikhlas mendukung dan mendoakan apa yang aku lakukan.

Semoga melalui usaha network marketing yang kembali aku jalani ini aku mampu meraih apa-apa yang dulu aku tinggalkan begitu saja. Amin.

June 22, 2010

2 Bulan Sudah…

2 bulan sudah Bapak meninggalkan dunia fana ini. Penyesalan itu belum juga hilang dari pikiran dan perasaanku. Penyesalan bahwa aku tidak bisa menemani disaat-saat terakhirnya, bahkan hanya sekedar melihat sosoknya untuk terakhir kalipun aku tak bisa. Aku sebagai anak pertamanya, hanya bisa menemuinya saat sudah dimakamkan. Maafkan aku Bapak… tak bisa mengantar kepergianmu.

Namun ada satu hal yang menenangkan aku adalah Bapak meninggal dipangkuan orang yang sangat mencintainya, yaitu Ibu. Bahkan Bapak sempat dituntun oleh Ibu untuk menyebut asma Allah disaat-saat terakhirnya. Ibu begitu kuat dan tegar menyaksikan orang yang sangat dicintainya menghadapi sakaratul maut, bahkan menuntun Bapak untuk menyebut asma Allah.

Jujur, aku "iri" dengan Bapak karena hal itu. Karena aku tidak yakin akan bisa seperti itu. Menghadapi kematian didampingi pasangan hidup. Bukankah hal yang seperti itu indah?

Inilah ajaran tentang kesetiaan dari Bapak. Bagaimanapun, kesetiaan akan ada buahnya. Apapun jenis kesetiaan itu. Inilah buah kesetiaan Bapak untuk bertanggung jawab atas keluarganya meskipun kondisi fisiknya lemah, karena gagal ginjal yang Bapak derita, dengan tetap membantu Ibu berjualan sayur keliling desa dan kampung dengan mobil tuanya dan kesetiaan Bapak untuk menjadikan Ibu sebagai wanita satu-satunya dalam hidup Bapak.

Aku masih sangat ingat ketika dulu mengenalkan aku tentang kesetiaan pada pasangan hidup. "Percaya sama Bapak tentang hal satu ini, untuk mendapatkan wanita itu sangat mudah saat kamu punya harta dan tahta. Tapi yang sulit adalah saat punya harta dan tahta, kemudian memutuskan untuk tetap setia kepada satu wanita. Setialah pada wanita yang sudah menyerahkan hidupnya padamu karena itulah satu-satunya agar kamu tetap dicintai oleh wanita dengan sepenuh hatinya. Kejelekan laki-laki seperti : minum, judi, dan ndhugal  itu masih ada kemungkinan untuk dimaafkan. Tapi kalau menduakan, jangan harap bisa dimaafkan. Kalaupun dimaafkan, pasti tidak akan bisa sepenuh hati".

Dulu aku tidak terlalu menanggapi hal itu dengan serius. Maklum waktu itu masih diusia belum waktunya menikah. Tapi sekarang, setelah bekerja, punya penghasilan, berumah tangga dan menyaksikan kesetiaan Ibu, aku tidak meragukan lagi ucapan Bapak tersebut.

Terima kasih Bapak karena telah mengajarkan hal baik ini kepadaku…


Bandung, 22 Juni 2010