Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts
September 01, 2013
Jangan Ubah Tujuannya, Tapi Caranya
Jika gagal dalam melakukan sesuatu, janganlah terburu-buru merubah tujuan kenapa kita melakukan sesuatu, tetapi cobalah untuk merubah caranya terlebih dahulu. Bisa saja kegagalan itu terletak pada cara kita melakukannya sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Karena Aku Laki-Laki...
![]() |
| wallpaperswala.com |
Ya Allah...
Apa yang harus aku lakukan?
Aku siap dengan semua apa yang Kau cobakan kepadaku
Karena aku hanyalah hamba-Mu...
Ciptaan-Mu...
Aku hanya minta kekuatan tuk menghadapinya...
Terkadang aku ingin menangis...
Tapi aku tahan
Karena aku laki-laki Ya Allah
Iya.
Karena aku terlahir sebagai laki-laki...
May 21, 2013
Keabadian Cinta
![]() |
| www.kootation.com |
Saat cinta datang dan menyusup kedalam relung hati
Menajamkan semua indera yang kupunya
Mengembalikan rasa yang dulu hampir mati
Menjadikan dunia terasa berbeda
Semua berjalan begitu apa adanya
Begitu natural hingga membuat pikirku tak berdaya
Kita jalani semua ini atas nama cinta
Cinta yang tak biasa
Saat aku tanpamu
Semua terasa tanpa makna
Saat aku bersamamu
Semua terasa sempurna
Mungkin suatu saat jasadku akan mati
Kembali kepada sang Bumi yang setia menanti
Namun aku ingin kau mengerti
Cintaku akan selalu abadi
January 22, 2011
Cukup Segelas Saja
Mudik disaat bukan lebaran ternyata menyenangkan juga. Setelah mudik ke Jogja menggunakan kereta api, pulangnya aku putuskan untuk menggunakan motor. Dengan ditemani motor baru (beli) produksi lama, kutempuh perjalanan dari Jogja ke Bandung. Yang membuat perjalanan agak nyaman adalah jalanan relatif sepi dan terkendali. Perasaan khawatir tentu saja ada mengingat belum kenal betul dengan motor ini (sekarang aku kasih nama Jeki). Tetapi alhamdulillah, semua bisa terlewati dengan aman, lancar, dan sampai di Bandung dalam keadaan selamat.
Dari sekian banyak kejadian, ada satu momen yang teringat yaitu saat berada di daerah Sumpyuh. Siang itu cuaca memang cukup panas, sehingga membuat tubuh dibalik jaket tebal ini terasa gerah dan dahagapun makin terasa di kerongkongan. Tak lama, akupun melewati deretan penjual es dawet ayu yang berlokasi tepat dipinggir jalan. Tentu saja rasa hausku makin mendesak untuk di hilangkan dengan seteguk dua teguk air es dawet ayu yang sangat segar dan manis itu.
Akhirnya akupun memutuskan untuk berhenti di salah satu gubug penjual es dawet ayu. Sengaja kupilih yang penjualnya bapak-bapak, agar nyaman menikmati es dawetnya. "Ah, bisa minum dua gelas nih kalau begini,"kataku dalam hati. Panas...
Tak lama kemudian akupun menikmati es dawet ayu hitam dengan penuh semangat karena kehausan sudah terlalu lam mendera (bayangkan saja selama 4 jam perjalanan baru minum satu kali).
Hanya dalam waktu singkat es dawetpun ludes kusikat... dan terpenuhi sudah rasa haus yang tadi mendera hanya dengan segelas es dawet ayu. Tidak perlu dua gelas! seperti rencana awal. Oalah, ternyata daya tampungnya cuma 1 gelas...
Selesai itupun aku hanya leha-leha diatas bangku panjang yang terbuat dari bambu. Menikmati pemandangan dan angin yang datang dari arah sawah serta pepohonan disekitar gubug. Terbuai, akupun jadi sedikit mengantuk. Namun sadar bahwa perjalanan masih jauh, kuputuskan saja untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.
-------
Sedikit berbagi, kisah ini membuat saya menyadari bahwa diri ini sering hanya terbawa nafsu saat menginginkan sesuatu tanpa melihat kekuatan diri apakah mampu menampungnya atau tidak.
Seringkali saya mempunyai keinginan yang besar dan seringkali pula gagal mendapatkannya sehingga berujung kekecewaan. Namun berkat kejadian ini, saya agak berpikir, mungkin saja daya tampung diri ini baru sebatas ini, karena tidak menutup kemungkinan jika diberi "lebih" dari yang sekarang ini malah akan membuat diri ini tidak kuat menanggungnya.
Alangkah nikmatnya hidup sesuai porsi yang membuatku masih bisa menikmati pemandangan yang lain tanpa harus resah dengan keinginan-keinginan yang terkadang malah mengganggu...
Terima kasih Tuhan...
Jogja - Bandung, 18.01.2011
Dari sekian banyak kejadian, ada satu momen yang teringat yaitu saat berada di daerah Sumpyuh. Siang itu cuaca memang cukup panas, sehingga membuat tubuh dibalik jaket tebal ini terasa gerah dan dahagapun makin terasa di kerongkongan. Tak lama, akupun melewati deretan penjual es dawet ayu yang berlokasi tepat dipinggir jalan. Tentu saja rasa hausku makin mendesak untuk di hilangkan dengan seteguk dua teguk air es dawet ayu yang sangat segar dan manis itu.
Akhirnya akupun memutuskan untuk berhenti di salah satu gubug penjual es dawet ayu. Sengaja kupilih yang penjualnya bapak-bapak, agar nyaman menikmati es dawetnya. "Ah, bisa minum dua gelas nih kalau begini,"kataku dalam hati. Panas...
Tak lama kemudian akupun menikmati es dawet ayu hitam dengan penuh semangat karena kehausan sudah terlalu lam mendera (bayangkan saja selama 4 jam perjalanan baru minum satu kali).
Hanya dalam waktu singkat es dawetpun ludes kusikat... dan terpenuhi sudah rasa haus yang tadi mendera hanya dengan segelas es dawet ayu. Tidak perlu dua gelas! seperti rencana awal. Oalah, ternyata daya tampungnya cuma 1 gelas...
Selesai itupun aku hanya leha-leha diatas bangku panjang yang terbuat dari bambu. Menikmati pemandangan dan angin yang datang dari arah sawah serta pepohonan disekitar gubug. Terbuai, akupun jadi sedikit mengantuk. Namun sadar bahwa perjalanan masih jauh, kuputuskan saja untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.
-------
Sedikit berbagi, kisah ini membuat saya menyadari bahwa diri ini sering hanya terbawa nafsu saat menginginkan sesuatu tanpa melihat kekuatan diri apakah mampu menampungnya atau tidak.
Seringkali saya mempunyai keinginan yang besar dan seringkali pula gagal mendapatkannya sehingga berujung kekecewaan. Namun berkat kejadian ini, saya agak berpikir, mungkin saja daya tampung diri ini baru sebatas ini, karena tidak menutup kemungkinan jika diberi "lebih" dari yang sekarang ini malah akan membuat diri ini tidak kuat menanggungnya.
Alangkah nikmatnya hidup sesuai porsi yang membuatku masih bisa menikmati pemandangan yang lain tanpa harus resah dengan keinginan-keinginan yang terkadang malah mengganggu...
Terima kasih Tuhan...
Jogja - Bandung, 18.01.2011
December 10, 2010
Self Confidence
"Kepercayaan diri tidak muncul dari situasi yang selalu benar, tapi lebih karena tidak takut salah"
Peter T McIntyre - Politikus dan saudagar Amerika Serikat
November 29, 2010
Percy Bisshe Shelley Quotes
" Janganlah takut menghadapi masa depan, jangan pula menangis untuk masa lalumu"
Percy Bisshe Shelley
1792 - 1822
Pujangga Inggris
Penggerak Hidup
Apakah penggerak hidup Anda?
Cita-cita?
Kabahagiaan?
Spiritual?
Surga?
Harta?
Anak?
Atau yang lainnya?
Bagaimana jika saya bilang : "Ketakutan..."
Takut jikalau semua berjalan atau justru tidak terjadi seperti yang Anda pikirkan saat ini...
Cita-cita?
Kabahagiaan?
Spiritual?
Surga?
Harta?
Anak?
Atau yang lainnya?
Bagaimana jika saya bilang : "Ketakutan..."
Takut jikalau semua berjalan atau justru tidak terjadi seperti yang Anda pikirkan saat ini...
Second Change
"Kita semua memiliki perubahan besar dalam hidup yang kurang lebih sama seperti kesempatan kedua"
Harrison Ford
Hollywood Actor, United States of America
Sindo, 29 Nov 2010
November 26, 2010
Persuasif
"Agar persuasif kita harus dipercaya, agar bisa dipercaya kita harus kredibel, agar kredibel kita harus jujur"
Edward Murrow (1908-1965) - American Journalist
Sindo, 27 Nov 2010
November 25, 2010
Pusat Alam Semesta
Dunia berputar mengelilingi Matahari. Bukan Anda, apalagi saya...
Karena kita bukanlah pusat alam semesta.
Yang bisa kita lakukan hanyalah berbagi pengetahuan untuk dunia yang lebih baik...
November 24, 2010
Quote Of The Day : Oscar Wilde
Pengalaman adalah nama yang kita berikan untuk kesalahan-kesalahan di masa lalu.
Oscar Wilde- Novelis Irlandia
( 1854 - 1900 )
Sindo, 25 Nov 2010
Quote Of The Day : Jesse Jackson
"Jika saya bisa memikirkan dan hati saya meyakini, saya tahu saya bisa menggapainya"
Jesse Jackson, politikus Amerika Serikat
Sindo, 24 Nov 2010
September 26, 2010
Berlomba dengan Waktu
Siang ini aku mendapat pembelajaran lagi tentang tujuan hidup yang hampir terlupakan selama ini.
Siapakah aku ketika aku mati?
Sungguh pembelajaran yang sangat emosional! Aku dingatkan kembali bahwa hidup ini hanya sekali dan itu artinya aku harus mampu memberi arti dalam hidup yang hanya sekali dan singkat ini. Aku diingatkan kembali akan janji-janjiku dulu, janji untuk membahagiakan orang tua yang kini tinggal Ibu seorang diri. Ibu yang dulu melahirkanku dengan taruhan nyawa dan menjagaku saat aku belum mampu mandiri. Janji untuk membahagiakan anak dan istri yang selalu setia menemaniku saat suka maupun duka.
Semua pikiran tentang janji indah itu terlintas kembali dan membuatku tersadar bahwa Aku belum berbuat apa-apa untuk menjadikan orang-orang yang aku cintai itu lebih bahagia hidup dan kehidupannya.
Dunia ini memang fana, setiap saat siap meninggalkan kita atau kita yang ditinggal oleh dunia. Namun bukankah segala amal jariyah, anak yang sholeh dan ilmu yang manfaat mampu mengurangi dosa-dosa kita walau kita sudah meninggal?
Sekarang begitu terasa bahwa sekarang lawanku bukanlah teman kerjaku atau tetangga depan rumahku, tapi waktu! Kematian adalah misteri yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah SWT. Namun aku masih diberi kesempatan untuk memilih menjadi apa saat aku mati nanti.
Membahagiakan orang - orang yang aku kasihi adalah motivasi terbesarku saat ini. Aku ingin sebelum aku meninggalkan dunia fana ini aku mampu memberi manfaat kepada mereka yang telah dengan tulus ikhlas mendukung dan mendoakan apa yang aku lakukan.
Semoga melalui usaha network marketing yang kembali aku jalani ini aku mampu meraih apa-apa yang dulu aku tinggalkan begitu saja. Amin.
Siapakah aku ketika aku mati?
Sungguh pembelajaran yang sangat emosional! Aku dingatkan kembali bahwa hidup ini hanya sekali dan itu artinya aku harus mampu memberi arti dalam hidup yang hanya sekali dan singkat ini. Aku diingatkan kembali akan janji-janjiku dulu, janji untuk membahagiakan orang tua yang kini tinggal Ibu seorang diri. Ibu yang dulu melahirkanku dengan taruhan nyawa dan menjagaku saat aku belum mampu mandiri. Janji untuk membahagiakan anak dan istri yang selalu setia menemaniku saat suka maupun duka.
Semua pikiran tentang janji indah itu terlintas kembali dan membuatku tersadar bahwa Aku belum berbuat apa-apa untuk menjadikan orang-orang yang aku cintai itu lebih bahagia hidup dan kehidupannya.
Dunia ini memang fana, setiap saat siap meninggalkan kita atau kita yang ditinggal oleh dunia. Namun bukankah segala amal jariyah, anak yang sholeh dan ilmu yang manfaat mampu mengurangi dosa-dosa kita walau kita sudah meninggal?
Sekarang begitu terasa bahwa sekarang lawanku bukanlah teman kerjaku atau tetangga depan rumahku, tapi waktu! Kematian adalah misteri yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah SWT. Namun aku masih diberi kesempatan untuk memilih menjadi apa saat aku mati nanti.
Membahagiakan orang - orang yang aku kasihi adalah motivasi terbesarku saat ini. Aku ingin sebelum aku meninggalkan dunia fana ini aku mampu memberi manfaat kepada mereka yang telah dengan tulus ikhlas mendukung dan mendoakan apa yang aku lakukan.
Semoga melalui usaha network marketing yang kembali aku jalani ini aku mampu meraih apa-apa yang dulu aku tinggalkan begitu saja. Amin.
August 25, 2010
June 22, 2010
2 Bulan Sudah…
2 bulan sudah Bapak meninggalkan dunia fana ini. Penyesalan itu belum juga hilang dari pikiran dan perasaanku. Penyesalan bahwa aku tidak bisa menemani disaat-saat terakhirnya, bahkan hanya sekedar melihat sosoknya untuk terakhir kalipun aku tak bisa. Aku sebagai anak pertamanya, hanya bisa menemuinya saat sudah dimakamkan. Maafkan aku Bapak… tak bisa mengantar kepergianmu.
Namun ada satu hal yang menenangkan aku adalah Bapak meninggal dipangkuan orang yang sangat mencintainya, yaitu Ibu. Bahkan Bapak sempat dituntun oleh Ibu untuk menyebut asma Allah disaat-saat terakhirnya. Ibu begitu kuat dan tegar menyaksikan orang yang sangat dicintainya menghadapi sakaratul maut, bahkan menuntun Bapak untuk menyebut asma Allah.
Jujur, aku "iri" dengan Bapak karena hal itu. Karena aku tidak yakin akan bisa seperti itu. Menghadapi kematian didampingi pasangan hidup. Bukankah hal yang seperti itu indah?
Inilah ajaran tentang kesetiaan dari Bapak. Bagaimanapun, kesetiaan akan ada buahnya. Apapun jenis kesetiaan itu. Inilah buah kesetiaan Bapak untuk bertanggung jawab atas keluarganya meskipun kondisi fisiknya lemah, karena gagal ginjal yang Bapak derita, dengan tetap membantu Ibu berjualan sayur keliling desa dan kampung dengan mobil tuanya dan kesetiaan Bapak untuk menjadikan Ibu sebagai wanita satu-satunya dalam hidup Bapak.
Aku masih sangat ingat ketika dulu mengenalkan aku tentang kesetiaan pada pasangan hidup. "Percaya sama Bapak tentang hal satu ini, untuk mendapatkan wanita itu sangat mudah saat kamu punya harta dan tahta. Tapi yang sulit adalah saat punya harta dan tahta, kemudian memutuskan untuk tetap setia kepada satu wanita. Setialah pada wanita yang sudah menyerahkan hidupnya padamu karena itulah satu-satunya agar kamu tetap dicintai oleh wanita dengan sepenuh hatinya. Kejelekan laki-laki seperti : minum, judi, dan ndhugal itu masih ada kemungkinan untuk dimaafkan. Tapi kalau menduakan, jangan harap bisa dimaafkan. Kalaupun dimaafkan, pasti tidak akan bisa sepenuh hati".
Dulu aku tidak terlalu menanggapi hal itu dengan serius. Maklum waktu itu masih diusia belum waktunya menikah. Tapi sekarang, setelah bekerja, punya penghasilan, berumah tangga dan menyaksikan kesetiaan Ibu, aku tidak meragukan lagi ucapan Bapak tersebut.
Terima kasih Bapak karena telah mengajarkan hal baik ini kepadaku…
Bandung, 22 Juni 2010
June 08, 2010
Sukses = ANDA
by : Nita Janita
Best Friend
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, sukses itu tidak
serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret,
sukses itu tidak perlu dikejar,SUKSES adalah ANDA!
Karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri...
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua...
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga....
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat....
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya, itulah kesuksesan Anda yang kelima....
Sukses terjadi setiap hari, Namun Anda tidak pernah menyadarinya. ..
Saya sangat tersentuh ketika menonton film "Click!" yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal...
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri,keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi tidak kenal siapa ayahnya...
Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia...
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda,
pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya,
setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi..
Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati.
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak
lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur..
Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang.. Uang hanyalah
alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.
Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll...
Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,
Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh...
Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda...
Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan
sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa....
Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun....
Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja..
oh...ternyata. ..
Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga bersama dengan orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat suami / istri / kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, suami, anak, sahabat2 Anda.
Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat,
Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi,mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.
Best Friend
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, sukses itu tidak
serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret,
sukses itu tidak perlu dikejar,SUKSES adalah ANDA!
Karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri...
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua...
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga....
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat....
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya, itulah kesuksesan Anda yang kelima....
Sukses terjadi setiap hari, Namun Anda tidak pernah menyadarinya. ..
Saya sangat tersentuh ketika menonton film "Click!" yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal...
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri,keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi tidak kenal siapa ayahnya...
Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia...
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda,
pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya,
setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi..
Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati.
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak
lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur..
Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang.. Uang hanyalah
alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.
Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll...
Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,
Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh...
Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda...
Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan
sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa....
Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun....
Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja..
oh...ternyata. ..
Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga bersama dengan orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat suami / istri / kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, suami, anak, sahabat2 Anda.
Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat,
Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi,mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.
Subscribe to:
Posts (Atom)











