Showing posts with label Persepsi. Show all posts
Showing posts with label Persepsi. Show all posts
September 01, 2013
Jangan Ubah Tujuannya, Tapi Caranya
Jika gagal dalam melakukan sesuatu, janganlah terburu-buru merubah tujuan kenapa kita melakukan sesuatu, tetapi cobalah untuk merubah caranya terlebih dahulu. Bisa saja kegagalan itu terletak pada cara kita melakukannya sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.
January 22, 2011
Cukup Segelas Saja
Mudik disaat bukan lebaran ternyata menyenangkan juga. Setelah mudik ke Jogja menggunakan kereta api, pulangnya aku putuskan untuk menggunakan motor. Dengan ditemani motor baru (beli) produksi lama, kutempuh perjalanan dari Jogja ke Bandung. Yang membuat perjalanan agak nyaman adalah jalanan relatif sepi dan terkendali. Perasaan khawatir tentu saja ada mengingat belum kenal betul dengan motor ini (sekarang aku kasih nama Jeki). Tetapi alhamdulillah, semua bisa terlewati dengan aman, lancar, dan sampai di Bandung dalam keadaan selamat.
Dari sekian banyak kejadian, ada satu momen yang teringat yaitu saat berada di daerah Sumpyuh. Siang itu cuaca memang cukup panas, sehingga membuat tubuh dibalik jaket tebal ini terasa gerah dan dahagapun makin terasa di kerongkongan. Tak lama, akupun melewati deretan penjual es dawet ayu yang berlokasi tepat dipinggir jalan. Tentu saja rasa hausku makin mendesak untuk di hilangkan dengan seteguk dua teguk air es dawet ayu yang sangat segar dan manis itu.
Akhirnya akupun memutuskan untuk berhenti di salah satu gubug penjual es dawet ayu. Sengaja kupilih yang penjualnya bapak-bapak, agar nyaman menikmati es dawetnya. "Ah, bisa minum dua gelas nih kalau begini,"kataku dalam hati. Panas...
Tak lama kemudian akupun menikmati es dawet ayu hitam dengan penuh semangat karena kehausan sudah terlalu lam mendera (bayangkan saja selama 4 jam perjalanan baru minum satu kali).
Hanya dalam waktu singkat es dawetpun ludes kusikat... dan terpenuhi sudah rasa haus yang tadi mendera hanya dengan segelas es dawet ayu. Tidak perlu dua gelas! seperti rencana awal. Oalah, ternyata daya tampungnya cuma 1 gelas...
Selesai itupun aku hanya leha-leha diatas bangku panjang yang terbuat dari bambu. Menikmati pemandangan dan angin yang datang dari arah sawah serta pepohonan disekitar gubug. Terbuai, akupun jadi sedikit mengantuk. Namun sadar bahwa perjalanan masih jauh, kuputuskan saja untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.
-------
Sedikit berbagi, kisah ini membuat saya menyadari bahwa diri ini sering hanya terbawa nafsu saat menginginkan sesuatu tanpa melihat kekuatan diri apakah mampu menampungnya atau tidak.
Seringkali saya mempunyai keinginan yang besar dan seringkali pula gagal mendapatkannya sehingga berujung kekecewaan. Namun berkat kejadian ini, saya agak berpikir, mungkin saja daya tampung diri ini baru sebatas ini, karena tidak menutup kemungkinan jika diberi "lebih" dari yang sekarang ini malah akan membuat diri ini tidak kuat menanggungnya.
Alangkah nikmatnya hidup sesuai porsi yang membuatku masih bisa menikmati pemandangan yang lain tanpa harus resah dengan keinginan-keinginan yang terkadang malah mengganggu...
Terima kasih Tuhan...
Jogja - Bandung, 18.01.2011
Dari sekian banyak kejadian, ada satu momen yang teringat yaitu saat berada di daerah Sumpyuh. Siang itu cuaca memang cukup panas, sehingga membuat tubuh dibalik jaket tebal ini terasa gerah dan dahagapun makin terasa di kerongkongan. Tak lama, akupun melewati deretan penjual es dawet ayu yang berlokasi tepat dipinggir jalan. Tentu saja rasa hausku makin mendesak untuk di hilangkan dengan seteguk dua teguk air es dawet ayu yang sangat segar dan manis itu.
Akhirnya akupun memutuskan untuk berhenti di salah satu gubug penjual es dawet ayu. Sengaja kupilih yang penjualnya bapak-bapak, agar nyaman menikmati es dawetnya. "Ah, bisa minum dua gelas nih kalau begini,"kataku dalam hati. Panas...
Tak lama kemudian akupun menikmati es dawet ayu hitam dengan penuh semangat karena kehausan sudah terlalu lam mendera (bayangkan saja selama 4 jam perjalanan baru minum satu kali).
Hanya dalam waktu singkat es dawetpun ludes kusikat... dan terpenuhi sudah rasa haus yang tadi mendera hanya dengan segelas es dawet ayu. Tidak perlu dua gelas! seperti rencana awal. Oalah, ternyata daya tampungnya cuma 1 gelas...
Selesai itupun aku hanya leha-leha diatas bangku panjang yang terbuat dari bambu. Menikmati pemandangan dan angin yang datang dari arah sawah serta pepohonan disekitar gubug. Terbuai, akupun jadi sedikit mengantuk. Namun sadar bahwa perjalanan masih jauh, kuputuskan saja untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.
-------
Sedikit berbagi, kisah ini membuat saya menyadari bahwa diri ini sering hanya terbawa nafsu saat menginginkan sesuatu tanpa melihat kekuatan diri apakah mampu menampungnya atau tidak.
Seringkali saya mempunyai keinginan yang besar dan seringkali pula gagal mendapatkannya sehingga berujung kekecewaan. Namun berkat kejadian ini, saya agak berpikir, mungkin saja daya tampung diri ini baru sebatas ini, karena tidak menutup kemungkinan jika diberi "lebih" dari yang sekarang ini malah akan membuat diri ini tidak kuat menanggungnya.
Alangkah nikmatnya hidup sesuai porsi yang membuatku masih bisa menikmati pemandangan yang lain tanpa harus resah dengan keinginan-keinginan yang terkadang malah mengganggu...
Terima kasih Tuhan...
Jogja - Bandung, 18.01.2011
December 10, 2010
Self Confidence
"Kepercayaan diri tidak muncul dari situasi yang selalu benar, tapi lebih karena tidak takut salah"
Peter T McIntyre - Politikus dan saudagar Amerika Serikat
November 29, 2010
Percy Bisshe Shelley Quotes
" Janganlah takut menghadapi masa depan, jangan pula menangis untuk masa lalumu"
Percy Bisshe Shelley
1792 - 1822
Pujangga Inggris
Penggerak Hidup
Apakah penggerak hidup Anda?
Cita-cita?
Kabahagiaan?
Spiritual?
Surga?
Harta?
Anak?
Atau yang lainnya?
Bagaimana jika saya bilang : "Ketakutan..."
Takut jikalau semua berjalan atau justru tidak terjadi seperti yang Anda pikirkan saat ini...
Cita-cita?
Kabahagiaan?
Spiritual?
Surga?
Harta?
Anak?
Atau yang lainnya?
Bagaimana jika saya bilang : "Ketakutan..."
Takut jikalau semua berjalan atau justru tidak terjadi seperti yang Anda pikirkan saat ini...
Second Change
"Kita semua memiliki perubahan besar dalam hidup yang kurang lebih sama seperti kesempatan kedua"
Harrison Ford
Hollywood Actor, United States of America
Sindo, 29 Nov 2010
November 26, 2010
Persuasif
"Agar persuasif kita harus dipercaya, agar bisa dipercaya kita harus kredibel, agar kredibel kita harus jujur"
Edward Murrow (1908-1965) - American Journalist
Sindo, 27 Nov 2010
November 24, 2010
Quote Of The Day : Oscar Wilde
Pengalaman adalah nama yang kita berikan untuk kesalahan-kesalahan di masa lalu.
Oscar Wilde- Novelis Irlandia
( 1854 - 1900 )
Sindo, 25 Nov 2010
October 25, 2010
Sedikit Informasi Sudah Cukup?
Perhatikan gambar 1.
Saya yakin, bagi penggemar Moto GP akan langsung tahu siapa orang di gambar diatas. Bukan begitu?
Itulah kehebatan komputer dalam otak kita. Kita langsung mampu menganalisa sesuatu tanpa perlu melihat secara utuh. Sayangnya ini hanya berlaku pada sesuatu yang sudah kita kenal sebelumnya, bukan terhadap sesuatu yang baru.
Coba sekarang perhatikan gambar ke-2.
Saya yakin bahwa tidak semua akan bisa menjawab jika ditanya, jenis, produsen dan seri mobil tersebut karena bentuknya terlalu umum dan mungkin banyak dari kita yang baru melihatnya sekarang ini.
Saya yakin, bagi penggemar Moto GP akan langsung tahu siapa orang di gambar diatas. Bukan begitu?
Itulah kehebatan komputer dalam otak kita. Kita langsung mampu menganalisa sesuatu tanpa perlu melihat secara utuh. Sayangnya ini hanya berlaku pada sesuatu yang sudah kita kenal sebelumnya, bukan terhadap sesuatu yang baru.
Coba sekarang perhatikan gambar ke-2.
Saya yakin bahwa tidak semua akan bisa menjawab jika ditanya, jenis, produsen dan seri mobil tersebut karena bentuknya terlalu umum dan mungkin banyak dari kita yang baru melihatnya sekarang ini.
---------------------
Ternyata seperti ini jugalah cara kita dalam memandang sebuah masalah. Seringkali kita hanya mengambil keputusan berdasarkan informasi yang sedikit, kemudian menyakini bahwa keputusan tersebut sudah mewakili keseluruhan masalah....
Subscribe to:
Posts (Atom)





